KOMISI PENYIARAN INDONESIA JADI LOKASI KULIAH KERJA LAPANGA MAHASISWA KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SALATIGA TAHUN 2026

Jakarta, pada 15 April 2026, Mahasiswa program studi komunikasi dan penyiaran islam (KPI) berhasil melaksanakan kuliah kerja lapangan (KKL) di Komisi penyiaran Indonesia (KPI) jakarta pusat, kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam pengimplementasian teori yang didapat di perkuliahan ke dalam dunia kerja terutama dalam bidang penyiaran. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis terkait proses pengawasan siaran.

Kegitan di awali dengan sambutan oleh Bapak Guntur Karyapati selaku tenaga ahli pengawasan isi siaran di Komisi Penyiaran Indonesia dan dilanjutkan oleh Bapak Avin Wimar Budyastomo, M.Kom untuk menyampikan tujuan mahasiswa berkunjung ke Komisi Penyiaran Indonesia.

Kunjuangan kita ke Komisi Penyiran Indonesia untuk mengetahui  lebih jauh tugas Komisi Penyiaran Indonesia dan posisi Komisi Penyiaran Indonesia di dalam penyiaran indonesia, dikarenakan mahasiswa hanya mendapatkan teori teori di mata kuliah, semoga dengan diadakannya kegiatan kuliah kerja nyata ini mahasiswa dapat mengetahui lebih lanjut terkait Komisi Penyiaran Indonesia, ujarnya.

Pemaparan meteri oleh bapak guntur karyapati tentang peran KPI di era digital sekarang,

peran Komisi Penyiaran Indonesia dalam era digital sekarang cukup unik sepertinya jika dilihat oleh masyarakat karena Komisi Penyiaran Indonesia terlihat sudah tidak ada kerjaan, dilihat dari orang orang yang sudah jarang melihat televisi, karena semua platform yang dilihat sudah bergeser ke media baru, orang orang lebih sering menonton di youtube, netflix dan lain lain sementara televisi mainstream sudah sangat jarang sekali di tonton makanya kemudian Komisi Penyiaran Indonesia seperti tidak ada kerjaan, fenomena ini terjadi di kalangan gen z, karena peran Komisi Penyiaran Indonesia tertuju kepada masyarakat masyarakat kampung yang masih sering menonton televisi, harapannya peran Komisi Penyiaran Indonesia akan lebih diperbesar karena kita seperti memberikan perlakuan yang tidak sama antara media mainstream dan media baru ujarnya.

Setelah pemaparan materi yang disampaikan oleh Bapak Guntur Karyapati, beberapa mahasiswa melakukan wawancara terkait relevansi program studi komunikasi dan penyiaran islam untuk Komisi Penyiaran Indonesia dan akan ditempatkan seperti apa nantinya.

sebenranya relevansi untuk Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam untuk penyiaran secara umum saja, di Komisi Penyiran Indonesia penyiaran tidak hanya berfokus pada penyiaran penyiaran secara umum jurnalistik dan sebagainya tapi ada penyiaran program religi, yang kita harapkan untuk program religi itu dapat mengambil dari prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam supaya tepat sasaran, supaya subtansinya dapat dan nilai nilai religinya kuat, ujarnya

selain itu, mahasiswa juga diberikan kesempatan tentang bagaimana sistem kerja pada penganwasan siaran televisi televisi di indonesia


kelompok 5 KKL



 

Comments

Popular posts from this blog