PBAK Fakultas Dakwah 2026 Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Adaktif


Salatiga — PBAK Fakultas Dakwah UIN Salatiga 2026 berlangsung selama dua hari dengan mengusung tema"Unveiling the truth, think critically, act wisely, shapes the future. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan kampus, tetapi juga membekali mahasiswa baru dengan kemampuan berpikir kritis, logis, dan bijaksana.

Yesi, dari Program Studi Psikologi Islam, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk mendorong mahasiswa baru agar mampu menghadapi persoalan di kampus maupun lingkungan luar secara logis dan tidak terburu-buru. 

"Jadi PBK tahun 2026 itu mengusung tema 'Unveiling the Truth, Think Critically, Act Wisely, Shapes the Future'. Jadi tentang cara kita berpikir kritis gitu, Kak, intinya."

Menurutnya, kehadiran Tio Adianto sebagai bintang tamu juga sesuai dengan tema berpikir kritis dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.

"Karena kan tema besar kita adalah critical thinking ya Kak ya. Jadi menurut kami mengundang Kak Tio itu sangat cocok sekali dan juga antusias peserta juga alhamdulillah bagus sekali kepada Kak Tio. Jadi menurut kita itu sangat cocok buat mengisi PBK FAKDA 2026 ini, seperti itu."

Dari mahasiswa baru, Fella Hikmah Musnihita dari Manajemen Dakwah mengaku PBAK membuatnya lebih mengenal UIN Salatiga. Ia juga mendapat pemahaman tentang cara berpikir dan bagaimana menjadi diri sendiri serta seorang pemimpin melalui materi Tio.

Sementara Salsabila Fiki Maulidina dari KPI menilai kegiatan berlangsung menyenangkan. Ia mengaku menyukai cara komunikasi Tio karena materinya mudah dipahami dan interaktif. Ia berharap PBAK tahun berikutnya semakin seru dan meriah.

Safira Fatimatus Zahra, mahasiswa asal Batam, juga menilai PBAK menyenangkan dan mengaku sudah mengenal Tio melalui media sosial serta podcast.

Hal serupa disampaikan Refa Vijilari Hana dan Iniesta Cahya Putra dari KPI. Refa menilai PBAK menjadi pengalaman baru untuk mengenal lingkungan dan orang-orang di kampus. Sementara Iniesta mengatakan kegiatan tersebut membuatnya lebih mengetahui kampus dan organisasi.

Keduanya menilai materi Tio mendorong mahasiswa untuk berpikir logis, kritis, dan strategis, sekaligus mampu menjadi diri sendiri.

Melalui PBAK Fakultas Dakwah 2026, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal kampus, tetapi juga memiliki bekal berpikir kritis dan bijaksana dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

"Untuk maba, agar dari PBK Fakultas Dakwah ini bukan hanya tentang mengenal kampus itu seperti apa, tetapi juga sesuai dengan tema besar kita, cara berpikir kritis agar nantinya maba itu bisa menggunakan gimana caranya berpikir kritis itu dan juga bisa menghadapi masalah-masalah ke depannya di lingkungan kampus dan juga lingkungan luar dengan cara berpikir yang logis tanpa grusa-grusuk," ujarnya.


Div Jurnalistik

Comments

Popular posts from this blog

Misi Besar dibalik Temu Mahasiswa KPI se-Jateng DIY,FORKOMNAS KPI wilayah III Perkuat Formasi Lewat Rakerwil dan Pelantikan